Categories
Springbed

5 Cara Membedakan Springbed Murah Berkualitas dengan yang Tidak

jual springbed murah medan
Jual Springbed Murah Medan

Kini terdapat banyak sekali pilihan springbed atau kasur spiral atau kasur pegas yang terbuat dari susunan per atau pegas yang dibungkus dengan pelapis busa dan kain, baik itu dalam berbagai merk, model dan ukuran serta harganya yang bervariasi.

Calon pembeli sering kali kebingungan karena ada springbed murah dalam ukuran yang sama yang bahkan yang dari merk yang sama namun harganya berbeda, dengan selisih tingkat perbedaan harga yang cukup jauh pula, sehingga cukup kebingungan untuk mendapatkan springbed yang berkualitas namun dalam harga yang terjangkau dan murah, dalam harga terbaiknya.

Nah berikut ini adalah cara membedakan springbed murah berkualitas dengan yang tidak.

1. Perhatikan Jumlah Per atau Pegas nya.

Springbed atau kasur spiral atau kasur pegas ini dibuat dari susunan beberapa per atau pegas yang dirangkai dan disusun dengan sedemikian rupa dan dibungkus dengan kain pelapisnya. Per atau pegas tersebut yang akan memberi daya lontar pada saat springbed diduduki atau dipakai untuk berbaring serta bergerak di atasnya, sehingga terasa nyaman untuk dipakai tidur.

Sehingga semakin banyak jumlah per atau pegasnya, atau semakin kecil diameter lingkaran atau tiap per pegasnya akan semakin mampu secara lebih presisi mengikuti bentuk tubuh yang menekannya dalam menopangnya atau disebut lebih ergonomis dan ini semakin bagus dan akan semakin terasa nyaman, harganya tentu saja akan bisa berbeda, meski ukuran springbednya sama.

2. Perhatikan Model Springbed nya

Model springbed tergantung pada cara penyusunan atau rangkaian per atau pegasnya, sebagai berikut.

Model Per Rangkai Hamparan atau Innerspring atau Pegas Bonnel
Springbed model ini yang paling banyak dan bisa dengan mudah ditemui dijual dan ditawarkan di pasaran. Pada model ini maka per atau pegas akan disusun dalam bentuk rangkaian hamparan dan saling terhubung satu sama lain seluas ukuran springbednya lalu dibungkus atau dilapisi secara menyeluruh dengan kain pelapisnya. Pada model susunan per semacam ini maka gerakan pengguna di bagian tempat tidur manapun akan terasa dampaknya hingga ke seluruh bagian sisi tempat tidurnya.

Model springbed ini cocok digunakan sendiri atau dipakai secara single. Sedangkan kualitas pelapis kainnya juga bermacam-macam. Ada yang pelapis kainnya diberi kain waterproof sehingga bisa tahan air, dan ada juga yang pelapis kainnya ialah kain anti tungau dan lain sebagainya, semakin banyak fungsi tambahan pelapis kainnya maka akan semakin tinggi harganya. Tebal tipisnya kain pelapisnya juga mempengaruhi harganya.

Model Per Dibungkus Secara Satuan dan Terpisah atau Pocketed Coil Mattress
Pada model springbed ini maka per atau pegasnya akan dibungkus satu per satu lalu disusun berdampingan seluas ukuran springbednya. Dengan demikian maka gerakan di suatu bagian sisi springbed tidak akan berdampak atau menular dan mempengaruhi bagian springbed di sisi yang lainnya, sehingga springbed model ini cocok digunakan untuk pasangan karena gerakan tubuh pasangan yang berbaring di sebelahnya tidak akan mempengaruhi pasangan yang berbaring di sisi yang lainnya dalam springbed yang sama.

Dengan begitu tidak akan menganggu tidur pasangan yang tidur di sebelahnya. Sama juga semakin kecil diameter per atau pegasnya dan semakin banyak jumlah pegasnya dan semakin rapat per nya maka akan semakin bagus dan semakin nyaman meski harganya bisa lebih tinggi karena bahan yang digunakan akan semakin banyak. Springbed model ini harganya lebih mahal daripada model sebelumnya karena jumlah bahan material kain pelapis pembungkusnya lebih banyak.

Model Hybrid

Jika pada kedua model di atas, model murni per atau murni pegas maka kain pelapisnya hanya satu lapis saja baik tipis atau tebal tapi pada model hybrid ini maka per atau pegasnya akan dikombinasikan dengan bahan material lainnya, baik yang akan mengisi ruang kosong di sela-sela rongga per-nya ataupun sebagai pelapis atasnya. Bahan material tambahannya juga bisa bermacam-macam, mulai dari latex atau memory foam sebagai pelapis atas tambahan di permukaannya atau bisa dengan sabut kelapa di sela-sela rongga per nya dan lain sebagainya.

Sehingga juga akan bervariasi pula harganya tergantung bahan material tambahannya. Latex adalah karet alami yang memiliki harga paling mahal karena sangat nyaman. Lalu ada juga memory foam yang jika ditekan maka akan bisa lebih lama proses kembali jadi mendatar seperti bentuknya semula di awal.

3. Perhatikan Ukurannya

Ukuran springbed tersedia mulai dari ukuran single hingga double, dari ukuran nomor 1 hingga 4 dan semakin besar ukurannya maka akan lebih mahal ukurannya untuk model dan jenis springbed yang sama. Sesuaikan ukuran springbed dengan ukuran tubuh dan jumlah penggunanya serta ukuran luas kamarnya.

4. Perhatikan Tingkat Kekerasannya

Bagi penderita sakit punggung maka springbed yang lebih keras atau firm akan terasa lebih nyaman digunakan juga bagi pengguna yang terbiasa tidur secara tengkurap atau terlentang, agar tidak tenggelam dalam springbednya jika terlalu empuk atau terlalu soft.

Sedangkan springbed yang sangat lembut atau soft akan terasa lebih nyaman dipakai tidur oleh pengguna dengan berat badan tertentu yang lebih ringan dan juga jika lebih sering tidur dengan secara terbaring. Ukuran kekerasan springbed tersebut mulai dari super firm, firm, dan soft hingga super soft yang paling lembut dan empuk dengan daya lontar yang terkecil.

5. Garansi dan Layanan Purna Jual

Semakin panjang masa garansinya maka akan semakin bagus kualitas springbednya, begitu juga dengan semakin bagus dan lengkap layanan purna jualnya maka akan semakin tinggi kualitas springbednya.

Demikianlah cara untuk memilih springbed yang murah tapi tidak murahan dan tetap berkualitas, sesuaikan juga dengan kebutuhan, selera dan besaran anggarannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *